Business and Make Money

Keyword 1

Keyword 2

Ada apa dengan refferal?

November 21st, 2009 | by Rarzi |

Akir” ini pertanyaan itu sering muncul di benakku. Ada apa sih dengtan cinta refferal? Mungkin temen” yang telah nyemplungin diri di dunia cari duit maya–tapi hasilnya nyata, tau apa itu refferal. Ya, itu adalah istilah lain dari downline, ato bisa disebut ‘teman’ yang telah berhasil kita ajak untuk mengikuti suatu program tertentu.
Trus apa alasanku hingga akirnya mengeluarkan uneg” yang udah lama sekali mengedap di dasar hati ini?

Hal itu dikarenakan susahnya agar orang mau mendaftar ke suatu program menggunakan refferal orang lain. Padahal bisa dibilang orang lain itu, telah sedikit berjasa memberitau dimana bisa mendapatkan sedikit ‘receh’ di internet.
Nah, bila temen” masih punya nurani–dan rasa terima kasih, aku rasa temen” gag akan sungkan dunk daftar lewat refferal orang–khususnya refferal prince of money :bad_smile:
Kenapa harus gitu? Karena dipandang dari segi manapun, temen” yang daftar lewat refferal orang, GAG BAKAL ADA RUGINYA kok. Kenapa? Soalnya penghasilan temen” juga bakal sama kok kek orang yang merefensi kita ke suatu program bisnis. bedanya dia lebih dulu tau, dan kita baru mulai–jadi kata iri mungkin yang lebih berpeluang membuat orang gelap mata dan menghilangkan url belakang {baca:url unik refferal} sebelum akirnya menekan enter.

Nah, temen” diri bagian dari yang mana? Yang suka balas budi, ato malah penghilang url belakang?

<--feature-->
  1. 5 Responses to “Ada apa dengan refferal?”

  2. By Miftahur on Nov 23, 2009 | Reply

    Ya, bener…
    Jadi Referal gag ada ruginya koq…

  3. By GeLZa on Dec 2, 2009 | Reply

    bukan rasa iri.. tapi rasa tak ingin orang lain sukses… :eyes_droped:

  4. By internetandapetduit on Dec 2, 2009 | Reply

    wah manteb nehh postingannya,salam kenal dulu :exciting: memang cari reff itu susah,knp susah?? udah memperkenalkan suatu bisnis ke orang lain,ehh terkadang suka di potong tuh link refferal :victory: padahal kan mereka ngga akan rugi sama sekali dengan menjadi reff kita,justru harus nya berterima kasih karena kita perkenalkan :money:

  5. By TupaiTambun on Dec 3, 2009 | Reply

    Itulah mayoritas orang indonesia.. sepertinya kebanyakan susah liat orang seneng atau malah seneng liat orang susah. begitu pula dengan bisnis yang bersifat MLM kya gini. :beaten:

  6. By aldy on Dec 4, 2009 | Reply

    Kalau udah dibantu dengan refferal selayaknya kita tetap menghargai yang membantu, toh cukup menjadi downline saja. Kalau masih mau menghilangkan URL-nya, kayaknya kebangetan. :anger:

Post a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.